Wednesday, 27 February 2019

Televisi


                Penyiaran televisi saat ini tidak lagi menjadi monopoli Jakarta. Fenomena menjamurnya televisi lokal di berbagai daerah dapat dijadikan faktor indikator telah menyebarnya sumber daya penyiaran. Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), sebuah organisasi tembpat bergabungnya televisi lokal yang berdiri pada 26 Juli 2002, hingga saat ini telah menghimpun sebanyak 23 industri televisi lokal. Anggotanya tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia, ada Bandung TV di Bandung, Bali TV di Bali, Riau TV di Pekanbaru Riau, dan berbagai daerah lainnya. Belum lagi keberadaan televisi lokal lainnya yang belum terdaftar sama sekali. Dapat dibayangkan betapa ramainya udara Indonesia di masa yang akan datang dengan maraknya televisi lokal yang akan bermunculan. Menggeliatnya perkembangan televisi lokal tidak seindah yang dibayangkan. Televisi lokal yang sudah beroperasi banyak yang berjibaku dengan masalah internalnya, dari persoalan buruknya manajemen, baik manajemen sumber daya manusianya maupun manajemen keuangannya, hingga pada persoalan sulitnya mendapat share iklan.
                Ada beberapa jenis televisi di dunia terutama Indonesia. Televisi yang kita kenal terdiri dari dua jenis, yakni televisi hitam putih dan televisi berwarna dari warna yang dihasilkan. Pada televisi hitam putih tidak dapat melihat gambar sesuai dengan warna aslinya. Apapun yang terlihat di layar kaca hanya tampak warna hitam dan putih. Hal ini sangat berbeda dengan televisi berwarna, yakni warna gambar yang dihasilkan lalu ditampilkan di layar  akan terlihat menyerupai sebagai mana aslinya.
                Dilihat dari cara penggunaannya televisi dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
1.       Televisi Analog
Televisi Analog merupakan televisi yang mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase atau frekuensi dari sinyal.
2.       Televisi Digital
Televisi Digital adalah televisi yang menggunakan modulasi digital dan system kompresui untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari system siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.
Pendorong perkembangan televisi digital diantara lain :
a.       Perubahan lingkungan eksternal
Pasar televisi analog yang sudah jenuh dan kompetisi dengan system penyiaran satelit dan kabel.
b.       Perkembangan Teknologi
1.       Teknologi pemrosesan sinyal digital
2.       Teknologi transmisi digital
3.       Teknologi semikonduktor
4.       Teknologi peralatan yang beresolusi tinggi
Seiring berjalannya waktu, teknologi di televisi semakin berkembang seperti dibagian layar contohnya. Ada banyak televisi yang menggunakan teknologi terbaru dibagian layarnya.
Televisi pada era Perkembangan teknologi, Plasma TV adalah TV yang paling awal mengusung Slim TV dengan resolusi yang tinggi pada zamannya. TV Plasma menggunakan plasma dibagian layarnya untuk meningkatkan kualitas Refresh Ratenya. Namun Plasma TV memiliki kekurangan yaitu salah satunya adalah berat dan tidak hemat daya listrik karena ukuran yang cukup besar sehingga membuang energi listrik yang cukup besar.
LCD TV mengusung teknologi Liquid Crystal untuk memproduksi gambar di layar TV tersebut. TV jenis ini juga lebih hemat daya dan memiliki ukuran yang bervariasi. LCD TV memiliki teknologi Anti Glare (Tanpa Bayangan), lalu LCD TV juga lebih baik dalam memproduksi ketajaman warna, dan menghasilkan radiasi yang lebih rendah. Namun LCD TV bila kita tonton ketika gelap, maka TV ini akan memproduksi kontras yang kurang baik, sehingga kurang menikmati ketika kita menonton. Lalu, LCD TV akan memproduksi gambar lebih lambat karena tingkat Refresh Rate dan Response Time yang kurang.
LED TV atau Light Emitting Diode TV merupakan salah satu perkembangan baru dalam dunia teknologi TV yang pada dasarnya mengadopsi sistem kerja dari LCD TV namun bedanya sudah dilengkapi dengan teknologi LED backlight. Kelebihan dari LED TV adalah tingkat ketajaman gambar dan gradasi warna yang setara dengan LCD TV, Lebar sudut pandangnya setara dengan Plasma TV dan pengaturan geraknya (Motion-handling) yang melebihi TV Tabung. Selain itu, LED TV dapat dikatakan jauh lebih unggul dibandingkan LCD TV biasa dilihat dari tingkat kontrasnya yang sangat tinggi (1,000,000 : 1), konsumsi listrik yang jauh lebih rendah, dan lebih ramah lingkungan.

Selain dari kelebihan dan kekurangan dibagian jenis televisinya, dibagian fungsi juga ada kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan :
1.       Menyampaikan berita atau informasi secara langsung dan hidup.
2.       Televisi menyampaikan pesannya dengan singkat dan sederhana.
3.       Kita dapat mendengar suara dan melihat gambar dalam waktu yang bersamaan.
4.       Sarana terbaik untuk menyebarkan berita dan berbagai informasi tentang peristiwa atau kejadian yang sangat penting.
5.       Sarana hiburan yang paling baik dan murah.
Kekurangan :
1.       Mengurangi semangat belajar anak
2.       Mendorong anak menjadi konsumtif
3.       Mengurangi kreativitas
4.       Mengurangi konsentrasi
5.       Merenggangkan Hubungan anak dan orang tua

Televisi juga memiliki beberapa fungsi yaitu :
1.       Sebagai Media Informasi
Kita dapat mendengarkan berita sehingga mendapat informasi baru.
2.       Sebagai Media Hiburan
Kita dapat menonton acara yang dapat menghibur kita.
3.       Sebagai Media Promosi
Iklan adalah sebuah bentuk promosi di media Televisi
4.       Sebagai Media Pendidikan
Kita dapat menonton acara yang mengandung unsur yang mendidik.

No comments:

Post a Comment